Headlines News :
Home » » Jalan Utama 5 Desa Terancam Putus

Jalan Utama 5 Desa Terancam Putus

DURI - Jalan Gajah Mada yang berada di Kecamatan Mandau dan Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis terancam putus. Jalan tersebut menghubungkan beberapa desa yang berada di Kecamatan Mandau dan Kecamatan Pinggir, seperti Desa Harapan Baru, Desa Tasik Serai, Desa Tasik Serai Timur, Desa Melibur, dan Desa Serai Wangi.

Hal tersebut disebabkan karena curah hujan yang tinggi selama beberapa hari belakangan ini. Dua titik di Jalan Gajah Mada yang mengalami kerusakan parah di kilometer 4 dan kilometer 8.

Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan M Nasir saat dihubungi terkait permasalahan tersebut mengatakan kepada kabarduri.com, Minggu (28/10), bahwa dirinya baru mendapatkan informasi tersebut dan akan segera melakukan pengecekan. Namun, saat dirinya melakukan pengecekan peningkatan Jalan Gajah Mada belum lama ini, ditemukan truk interkuler ban 10 hingga 12 yang melintas jalan tersebut.

"Jalan Gajah Mada kan bukan diperuntukkan truk besar, apalagi truk-truk yang melintasi jalan tersebut selalu bermuatan lebih. Untuk itu, masyarakat seharusnya bersama-sama melakukan pengawasan terhadap jalan tersebut agar tidak cepat rusak. Kalau truk yang lewat banyak dan melebihi beban, tentunya umur jalan akan pendek," pungkas Nasir.

Dirinya juga mengingikan jalan tersebut bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Namun, kendalanya saat ini bagaimana Pemkab Bengkalis dan masyarakat membangun sistim tersebut. Dimana, Pemkab Bengkalis dan masyarakat sama-sama melakukan pengawasan terhadap truk-truk yang lewat di jalan tersebut.

"Untuk pemeliharaan jalan tersebut tetap kita lakukan. Namun, tidak akan optimal kalau saja truk bermuatan lebih seringkali melintas dijalan tersebut. Seharusnya jalan tersebut bukan pemeliharaan lagi, melainkan peningkatan jalan. Kalau peningkatan jalan untuk kendaraan bertonase besar tentunya akan memakan biaya yang besar juga," tuturnya.

Sedangkan salah satu supir colt diesel yang mengangkut sawit Jarwo mengatakan, bahwa puncak kemacetan terjadi pada hari Sabtu (27/10) lalu. Dimana, panjang kemacetan hingga satu kilometer jauhnya. Kemacetan tersebut dikarenakan, banyaknya truk colt diesel bermuatan sawit dan kendaraan roda empat yang terjebak dalam kubangan lumpur yang berada ditengah jalan itu.

"Padahal jalan ini sudah diperbaiki tahun lalu, meskipun baru dalam tahap pengerasan. Di guyur hujan selama empat hari lamanya sudah hancur lagi jalannya. Untuk melintasi jalan ini saja saya bisa satu hari penuh agar bisa melewatinya," papar Suwarno kepada Metro Riau, Sabtu (27/10) saat sedang terjebak kemacetan panjang.

Warga sekitar jalan tersebut, Daniel Pakpahan mengatakan, setiap harinya ratusan kendaraan roda dua sering kali terjatuh karena licinnya jalan yang dilewati. Pemandangan seperti itu sudah lazim dilihat warga sekitar jalan tersebut. Oleh warga sekitar jalan tersebut pun diberlakukan buka tutup, agar lalu lintas bisa lancar.

"Kita sudah pakai sistim buka tutup jalan, agar lancar. Ternyata bukannya lancar, malah banyak truk pengangkut sawit yang terjebak. Truk yang terjebak pun harus ditarik dengan truk yang berada didepannya agar bisa lewat, kalau tidak mau pakai apa menariknya," tegasnya.

Warga sekitar, melalui dirinya juga meminta ketegasan Pemerintah Kabupaten Bengkalis dan dinas terkait, terhadap portal yang belum juga kunjung terpasang. Dirinya mengatakan juga, kalau saja jalan tersebut tidak kunjung diperbaiki akan berakibat dengan kelancaran sembako yang akan masuk ke lima desa tersebut.

"Kalau jalan ini sempat lumpuh total, karena tidak bisa dilewati. Bagaimana perekonomian di desa tersebut bisa lancar. Apalagi kita, berkebun sawit. Kalau buah sawit yang segar tidak segera dijual akan membusuk, sehingga petani sawit pun akan merugi," tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan, Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Bengkalis tidak bisa dihubungi dan memberikan jawaban pasti kapan jalan tersebut akan segera dibenahi. (ainun)

Foto : Jalan Gajah Mada di kilometer 4 dan 8 terancam putus karena rusak parah akibat curah hujan yang turun secara terus menerus belakangan ini.
Share this post :

Posting Komentar

 
Copyright © 2012. Kabar Duri - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger